Tuesday, May 9, 2017

Atas Nama Kebencian


Atas nama kebencian kutulis ini, berharap semua rasa yang pernah merajai hati dan pikiran pelan-pelan mulai menghilang. Menguap dan menyatu bersama udara, lantas terbang entah kemana. Kemudian Aku tidak perlu lagi mengingat apa-apa yang pernah terlewati bersama. Hal-hal bodoh yang pernah dilakukan, gelak tawa dan pekik senang sampai tangis pilu diantara perjalanan ini semua.

Masih saja sewaktu itu berpura-pura bahwa semua akan baik-baik saja padahal tidak. Padahal sedang berperang tapi berusaha terlihat berdamai. Coba beritahu yang tak kuketahui, benarkah kita sedang mempertontonkan kisah yang manis madu atau yang sendu ? Aku ? Kau ? Kita ? Sudah tidak ada lagi yang seperti itu. Karena semua sudah berdebu tak lagi layak dipajang di muka.

Tapi, atas nama kebencian kutanyakan ini ? Masih bolehkah Aku mengucap rindu ?

0 comments :

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com